Perusahaan Finlandia Batalkan Kontrak Grup RAPP
Jum'at, 13 November 2009 | 17:44 WIB
TEMPO Interaktif, Pelalawan -Perusahaan kertas Finlandia, UPM-Kymmene berencana membatalkan kontrak pengadaan pulp dengan induk perusahaan PT Riau Andalan Pulp and Paper, Asia Pacific Resources International Holding Limited.
Juru Kampanye Hutan Greenpeace Asia Tenggara, Bustar Maitar mengatakan kepastian soal rencana pembatalan kontrak diperoleh dari Greenpeace Finlandia.
"Mereka mengadakan pertemuan dengan Kymmene bersamaan dengan aksi kami di lahan konsesi RAPP (PT Riau Andalan Pulp and Paper) kemarin," kata Bustar di Climate Difender Camp, Semenanjung Kampar, Riau, Jumat (13/11).
Dalam pertemuan antara Greenpeace Finlandia dengan Kymmene itu terungkap komitmen Kymmene untuk menggunakan produk yang tidak menganggu keseimbangan alam. "Pihak Kymmene menyadari bubur kertas APRIL (PT Riau Andalan Pulp and Paper, Asia Pacific Resources International Holding Limited) berasal dari alam yang sangat sensitif," kata Bustar.
Kymmene adalah salah satu pengguna atau pembeli bubur kertas dari Riau Andalan dan Asia Pacific, yang cukup signifikan. Total nilai kontrak pengadaan bubur kertas sebesar US$ 55 juta atau Rp 550 miliar per tahun. "Itu setara dengan empat persen total omset APRIL," ujar Bustar.
Menurut Bustar, pembatalan kontrak ini adalah salah satu dampak positif dari aksi yang dilakukan Greenpeace dalam areal konsesi Riau Andalan pada Kamis (12/11), kemarin. "Membuktikan itu adalah salah satu cara efektif menyadarkan dunia akan penggundulan hutan, terutama hutan lahan gambut," kata dia.
TITO SIANIPAR
Tidak ada komentar:
Posting Komentar